Rabu, 10 Maret 2010

Gunakanlah Kebahagiaan

Dalam berbagai peristiwa dalam hidup seseorang, hampir tidak mungkin seseorang tidak pernah memiliki persoalan dalam hidupnya. Masalah itu mungkin ringan, mungkin juga berat. Tetapi masalah yang timbul bukan karena sesorang itu menginginkannya, melainkan karena suatu sebab yang dibuat oleh dirinya sendiri ataupun oleh sesuatu di luar dirinya.
Setiap orang yang menghadapi persoalan dalam hidupnya, membuat orang tersebut merasa tertekan, takut, cemas dan macam-macam perasaan yang timbul dalam dirinya. Perasaan-perasaan yang timbul itu akan membuat orang berfikir dan terus berfikir bagaimana masalah yang dihadapinya dapat segera diatasi. Dengan situasi yang terjadi dalam diri orang tersebut, akan memunculkan suatu cara yang akan mereka mainkan. Itupun jika telah menemukan cara yang dirasa tepat untuknya.

Dengan begitu banyaknya berbagai persoalan yang ditumbulkan dalam perjalanan hidup seseorang melahirkan karya-karya yang luar biasa dan menarik perhatian banyak orang. Baik dari kalangan atas maupun ke bawah. Dengan adanya persoalan juga melahirkan kisah-kisah yang luar biasa dan menarik untuk dijadikan sebagai suatu 1001 cerita kehidupan yang menggetarkan bagi orang yang mendengar atau mambacanya.

Ada bermacam-macam cara dalam hidup seseorang dalam menghadapi persoalan yang dihadapi. Ada dengan cara sederhana, rumit, bahkan hanya dengan jalan pintas. Tetapi itulah manusia yang memiliki latar belakang dan pola pikir yang bermacam-macam. Cara mereka menghadapi setiap persoalan pun bisa juga dipengaruhi oleh apa yang ada disekitarnya, yaitu pada masa-masa yang silam ataupun saat ini. Dalam menghadapi persoalan di dalam hidup, ada yang tahu sebelum terjadi, tetapi ada yang setelah terjadi baru bingung bagaimana harus menghadapinya.
Sebagai penulis, pelajar, pekerja kasar, pekerja kantoran atau pekerja apapun, tentu kita akan banyak belajar dalam menghadapi berbagai persoalan. Bagaimana Anda-anda menghadapi setiap persoalan yang tiba-tia datang di hadapan anda? Dan Apa yang Anda-anda lakukan?
Ada pun persoalan yang datang di hadapan kita akan membuat seseorang kehilangan perasaan yang menyenangkan dan menggembirakan, dan ini bisa mengakibatkan suatu penyakit dalam dirinya dan menimbulkan perasaan penuh penderitaan. Tapi ada satu hal yang diperlukan untuk menghadapinya,,,bukan hanya dengan ketenangan, melainkan dengan perasaan gembira itu sendiri. Dengan memiliki kegembiraan saat awal, maka perasaan tenang akan muncul dalam diri seseorang. Tetapi bagaimana kita bisa memunculkan perasaan gembira itu ketika persoalan sudah di depan mata?
memang mustahil untuk dilakukan. Tetapi baiklah kalau kita mengambil jarak terlebih dahulu terhadap persoalan tersebut supaya tidak terjadi benturan yang mengakibatkan kerusakan yang terlalu besar pada diri kita.
Mari kita gunakan tongkat sihir Hary Poter ( hehe,,bukan maksud untuk menjadikan Anda penyihir) yang pernah kita dengar, baik dari cerita atau film-film di acara televisi.
Tetapi disini ada yang menarik bagi saya untuk menggali satu sihir Harry Poter yang pernah diperagakannya yaitu :

Expecto Patronum (Sihir Patronus):

Sebutan: ek-SPEC-to pah-TRONE-um (IPA: /ɛks.'pɛk.təʊ pə.'trəʊ.nʌm/)
Gambaran: Sihir ini merupakan satu sihir pelindung yang digunakan untuk mengeluarkan emosi yang paling positif dari dalam diri seseorang ahli sihir untuk digunakan sebagai satu pelindung.Ia juga boleh digunakan untuk menyampaikan sesuatu mesej.
Dilihat/Disebut: Pertama kali di dalam Harry Potter dengan Banduan Azkaban, ketika Remus Lupin telah membuatkan Dementor yang berada di dalam Keretapi Ekspress Hogwarts untuk hilang, sungguhpun tanpa sebutan. Dilihat buat kali kedua ketika beliau mengajar Harry bagaimana menggunakan sihir ini sebagai pelindung daripada Dementor.Juga pernah dilihat pada bagian permulaan novel Harry Potter dalam Kumpulan Phoenix, ketika Harry menggunakannya ketika dia telah diserang oleh satu Dementor, ketika dia bersama-sama dengan Dudley Dursley dan juga, ketika Nymphadora Tonks menggunakan sihir ini buat sementara semasa menghantar Harry kembali ke Hogwarts, berkemungkinan untuk memaklumkan kepada Kumpulan Phoenix bahawa Harry telah tiba dengan selamat. Harry juga pernah menggunakannya untuk mengajar ahli-ahli Tentera Dumbledore.
Etimologi: Perkataan Latin patronus bermaksud "pelindung" atau "penjaga" ataupaun di dalam archaic Latin, "ayah". Kata jamak bagi patronus ialah patroni, tetapi kata jamak yang terdapat di dalam buku ialah Patronuses. Sihir ini digunakan dengan menyebutkan perkataan Expecto Patronum. Perkataan Latin exspecto, atau expecto, bermakasud "Saya memerhati", "Saya menunggu", "Saya berharap", atau (amat jarang digunakan) "Saya memerlukan". Bagi frasa Latin ex pecto, ia disebut dengan cara yang hampir sama yang bermaksud "keluar dari hati saya". Terjemahan ini bermaksud "Saya menyeru satu pelindung". Terdapat juga kata kerja latin expecto bermaksud "Saya seru ia keluar dari dada saya" kerana kebiasaanya seseorang itu akan menyerunya untuk keluar apabila diperlukan. Dalam versi Bahasa Perancis, sihir ini disebut sebagai "Spero Patronum". Spero kedengaran seperti satu kata yang telah ditakrif dari kata kerja "espérer" (untuk berharap, untuk menunggu) daripada "expecto" yang juga kedengaran seperti telah ditakrif dari sebagai "untuk berharap". Hal ini bermakna, sihir ini berdasarkan harapan dan kepercayaan.Hal ini dapat menerangkan alasan Harry yang tidak dapat melakukan sihir ini denagn sempurna ketika latihan ataupun ketika pertarungannya untuk menyelamatkan Sirius.
Nota: Di dalam permaianan video Harry Potter dengan Banduan Azkaban , hanya sihir ini yang boleh digunakan untuk menentang Dementor, dan merupakan salah satu sihir Harry yang unik.
Nota(2): Semua sihir ini selalun dalam bentuk haiwan, selalu yang berkaiatan dengan si penyihir. Contohnya, Patronus Harry berbentuk rusa jantan di mana ayahnya, James Potter merupakan seorang Animagus yang boleh bertukar menjadi seekor rusa jantan. Bentuk patronus juga boleh dipengaruhi sekiranya si penyihir berada dalam tekanan.

Nah kita pakai Sihir ini untuk menghadapi persoalan yang kita hadapi..
maksud saya adalah sebalum menggunakannya kita mesti mengingat apa yang paling membahagiakan dalam hidup kita. nah inilah kuncinya...perasaan bahagia yang pernah kita alami kita bangkitkan kembali, baru ketika semua perasaan bahagia itu muncul, dan menjalar diseluruh aorta tubuh kita, kita siap untuk menghadapinya. Sehingga kerusakan, rasa sakit, tidak nyaman dan semacamnya dapat kita hiraukan.
Nah sampai disini dulu yang hendak saya bagikan..silahkan semua menikmati permenungan sederhana yang saya berikan ini...Masalah, persoalan dan tantangan merupakan rahmat terindah yang Tuhan hadiahkan kepada kita. Tanpa semua itu kita tidak dapat menjadi pribadi yang semakin tinggi tingkatannya...Salam Kasih, Tuhan memberkati kita semua....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar