Sabtu, 25 Juli 2009

Sang Guru Ilahi


Kau datang bukan dari dunia ini
Kau pergi ketempat Ilahi
Sejauh kau tapaki bumi
Semua menari-nari
kala di Bumi Kau di kutuki
Kala pergi kau di puji-puji
Siapa gerangan yang akan mengerti
Jika bukan dengan Hati
setiap insan tunduk semadi
dalam hening dan sunyi
berharap jumpa Sang Guru Ilahi
Tumpang tangan curahkan berkat
Bagi jiwa yang laknat
Dengan penuh mukjizat
Namun apa yang di dapat
Paku, duri, tombak dan hujat
Mengapa ?
Kau tetap tak percaya
Mengapa ?
Kau masih bertanya-tanya
Apa arti takjubmu
Apa arti tanyamu
mungkinkah itu semu
ataukah hanya pemuas dahagamu
Akan darah-darah tak berdosa
Darah-darah tak bertuan
Makanan kuberikan
Orang sakit kusembuhkan
Orang buta ku celikkan
Orang mati ku bangkitkan
Mengapa ?
Justru kau beriku kematian
Dalam tiang penyaliban

Senin, 13 Juli 2009

JEJAK JEJAK PALSU

Setapak demi setapak ku lalui
Jalan menyusur, curam dan terjal
Menggapai hasrat tak tentu pasti
kucoba temukan apa yang tak ku kenal
di dalam dilema hidup yang tak kunjung larut
Ku sangka pasti nyatanya ilusi
kuduga fakta ternyata fana
Gila dunia hantam insan merana
Dalam dekap rindu membahana
Pada sang pembawa nestapa
Kesana kemari tak ku dapati
Secuil harap pun kini tlah pergi
Ku tertatih-tatih langkahkan kaki
menuju tempat tak terbayang tak terkenang
Hilang, lenyap, dalam ngap-ngap kepalsuan
Kepalsuan yang tak tergantikan oleh lumatan kehidupan

Sabtu, 11 Juli 2009

Siapakah Aku?

Sebagaimana apa yang ada dalam gambaran wajahku, berhati-hatilah dalam bertutur kata, sebab dalam kata-katamu akan memunculkan banyak hal yang tidak dapat dimengerti jika tanpa cahaya di dalam pikiranmu. siapakah yang mengenali diriku, jika tanpa kuberi tau akan siapa diriku kepada anda, anda akan tahu siapa saya ketika saya buka apa yang menjadi perwujudan saya sebenarnya. Tetapi amat disayangkan, begitu sulit untuk mempercayai apa yang perlu dipercayai. Akankah perdamaian antara kau dan aku dan antara pencipta-Mu sudah terjadi...