
Kau datang bukan dari dunia ini
Kau pergi ketempat Ilahi
Sejauh kau tapaki bumi
Semua menari-nari
kala di Bumi Kau di kutuki
Kala pergi kau di puji-puji
Siapa gerangan yang akan mengerti
Jika bukan dengan Hati
setiap insan tunduk semadi
dalam hening dan sunyi
berharap jumpa Sang Guru Ilahi
Tumpang tangan curahkan berkat
Bagi jiwa yang laknat
Dengan penuh mukjizat
Namun apa yang di dapat
Paku, duri, tombak dan hujat
Mengapa ?
Kau tetap tak percaya
Mengapa ?
Kau masih bertanya-tanya
Apa arti takjubmu
Apa arti tanyamu
mungkinkah itu semu
ataukah hanya pemuas dahagamu
Akan darah-darah tak berdosa
Darah-darah tak bertuan
Makanan kuberikan
Orang sakit kusembuhkan
Orang buta ku celikkan
Orang mati ku bangkitkan
Mengapa ?
Justru kau beriku kematian
Dalam tiang penyaliban
Kau pergi ketempat Ilahi
Sejauh kau tapaki bumi
Semua menari-nari
kala di Bumi Kau di kutuki
Kala pergi kau di puji-puji
Siapa gerangan yang akan mengerti
Jika bukan dengan Hati
setiap insan tunduk semadi
dalam hening dan sunyi
berharap jumpa Sang Guru Ilahi
Tumpang tangan curahkan berkat
Bagi jiwa yang laknat
Dengan penuh mukjizat
Namun apa yang di dapat
Paku, duri, tombak dan hujat
Mengapa ?
Kau tetap tak percaya
Mengapa ?
Kau masih bertanya-tanya
Apa arti takjubmu
Apa arti tanyamu
mungkinkah itu semu
ataukah hanya pemuas dahagamu
Akan darah-darah tak berdosa
Darah-darah tak bertuan
Makanan kuberikan
Orang sakit kusembuhkan
Orang buta ku celikkan
Orang mati ku bangkitkan
Mengapa ?
Justru kau beriku kematian
Dalam tiang penyaliban
Tidak ada komentar:
Posting Komentar